Abstract :
Analisis break even point merupakan keadaan perusahaan tidak memperoleh laba dan tidak mengalami kerugian atau total pengeluaran sama dengan total pendapatan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui jumlah unit, nilai penjualan yang harus dicapai pada titik impas break even point, dan tingkat penjualan produk yang harus dicapai pada titik impas dan tingkat penjualan produk yang harus dicapai PT Aerofood ACS Unit Denpasar jika menginginkan peningkatan laba sebesar 15%. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, dengan menggunakan rumus break even point, margin of safety dan perencanaan laba. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat break even point yang dicapai oleh PT Aerofood ACS Unit Denpasar yaitu dengan penjualan sebanyak 37.182 unit atau sebesar Rp6.665.797.981,00. PT Aerofood ACS Unit Denpasar memiliki margin of safety sebesar 48% atau sebesar Rp5.829.886.541,00. Apabila perusahaan ingin mencapai peningkatan laba sebesar 15% dari laba tahun sebelumnya, maka tingkat penjualan atas perencanaan laba yang diinginkan perusahaan yaitu 73.266 unit atau sebesar Rp13.103.050.207,00.