DETAIL DOCUMENT
Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, Nilai Tukar Rupiah/ US Dollar, dan Pendapatan Nasional terhadap Indeks Harga Saham Gabungan INFOBANK15 yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Negeri Bali
Author
Utami, Ni Putu Dhyana Sari
Subject
Akuntansi 
Datestamp
2024-09-07 13:19:51 
Abstract :
Faktor macroekonomi telah memicu perubahan indeks harga saham gabungan infobank15. Perubahan indeks harga saham gabungan ini mengalami fluktuasi selama 5 tahun terakhir. Pada tahun 2019-2020 munculnya wabah Covid-19, tahun 2021 terjadi perang antara Rusia dan Ukraine dampak dari perang tersebut yaitu sulit bagi negara untuk melakukan kegiatan ekspor dan impor barang ke luar negeri, tahun 2022 adanya kenaikan suku bunga yang dilakukan oleh Bank Sentral Amerika Serikat Federal Reserve (The Fed) dan krisis keuangan yang terjadi di Amerika Serikat, dan tahun 2023 terjadinya perang di Timur Tengah, Indonesia sebagai negara pengimpor minyak di dunia hal ini menyebabkan sulitnya mengimpor minyak dan menyebabkan rupiah melemah, dan spread suku bunga di Indonesia dan Amerika mengalami selisih. Kondisi ini juga berdampak pada sektor perbankan di Indonesia.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Inflasi, Suku Bunga, Nilai Tukar, dan Pendapatan Nasional terhadap Indeks Harga Saham Gabungan pada sektor Infobank15 di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019-2023. Sampel dalam penelitian ini adalah 15 perusahaan sektor infobank15 di BEI selama periode 2019-2023, dengan 75 periode pengamatan yakni 15 sampel dikali dengan lima tahun yang dijelaskan dengan menggunakan metode purposive sampling. Pengujian pada penelitian ini menggunakan Eviews12. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa Inflasi, Suku Bunga, Nilai Tukar Rupiah/ Us Dollar berpengaruh signifikan , sedangkan Pendapatan Nasional tidak berpengaruh signifikan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan Infobank15 
Institution Info

Politeknik Negeri Bali