Abstract :
Sebelum memulai suatu proyek konstruksi sangat penting diawali dengan perencanaan yang baik, bagaimana pelaksanaanya, begitupun dengan pengendalian proyek tersebut. Pada proyek kontruksi Pembangunan Villa Petite dalam perencanaan Rancangan Anggaran Biayanya menggunakan satuan Lot, yang dimana hal tersebut dapat mengakibatkan kerugian yang cukup signifikan jika jauh lebih rendah dari RAB yang dianalisis dengan perhitungan volume sebenarnya. Dalam perencanaan dan memonitoring penjadwalannya pun hanya menggunakan kurva ? S dengan item pekerjaan tidak mendetail atau bersifat global, akibatnya keseluruhan proyek terjadi keterlambatan sebesar -16,9862% dan -5,4534% pada Villa BC. Setelah dilakukan perencanaan ulang oleh penulis dari perhitungan volume didapatkan hasil perencanaan RAB dengan total biaya struktur Rp 1.7827.906.257,59 menggunakan AHSP Kota Denpasar 2023 dengan perbedaan Rp 752.606.257,59 dengan data RAB dari pihak kontraktor sejumlah Rp 1.035.300.000,00 menggunakan satuan lot. Dan untuk perencanaan penjadwalan dari penulis didapatkan untuk total man power yang sejumlah 6713 dengan waktu proyek 18 minggu (131 hari) dianalisis untuk man days yang diperoleh 52 tenaga per hari. Dengan 21 item pekerjaan yang termasuk pekerjaan kritis atau memiliki total slack = 0.