Abstract :
Industri konstruksi di Indonesia sudah berkembang sangat pesat. Metode Design and Build adalah salah satu bentuk inovasi pada pekerjaan konstruksi dengan harapan dapat mempercepat proses pembangunan infrastruktur. Namun metode ini juga menjadi salah satu dampak timbulnya perubahan-perubahan desain, material dan lainnya ditengah pelaksanaan pekerjaan yang menyebabkan kegagalan manajemen konstruksi. Pada penelitian ini dilakukan analisis pengaruh perubahan rencana desain arsitektur terhadap pekerjaan lainnya, pengaruh perubahan rencana desain arsitektur terhadap waktu dan upaya yang dapat dilakukan untuk mengendalikan keterlambatan proyek. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif menggunakan aplikasi Microsoft Project untuk membuat penjadwalan proyek sesuai time schedule rencana dan time schedule adendum sehingga bisa diketahui item pekerjaan yang mengalami perubahan serta penambahan durasi pekerjaan. Hasil penelitian menunjukkan perubahan rencana desain arsitektur berpengaruh terhadap perubahan pekerjaan dinding, pekerjaan plafon, pekerjaan pemasangan pintu dan jendela, pekerjaan wastafel, pekerjaan wall panel, dan pekerjaan pengecatan serta memberikan sifat kritis kepada pekerjaan arsitektur, pekerjaan mekanikal, elektrikal dan plumbing (MEP) dan pekerjaan interior yang mengakibatkan terjadinya penambahan durasi pekerjaan arsitektur dari 307 hari menjadi 706 hari yang artinya terjadi penambahan selama 399 hari dari perencanaan awal. Upaya paling efektif yang direkomendasikan untuk mengatasi keterlambatan yakni penambahan tenaga kerja untuk meningkatkan penyelesaian bobot pekerjaan setiap harinya.Industri konstruksi di Indonesia sudah berkembang sangat pesat. Metode Design and Build adalah salah satu bentuk inovasi pada pekerjaan konstruksi dengan harapan dapat mempercepat proses pembangunan infrastruktur. Namun metode ini juga menjadi salah satu dampak timbulnya perubahan-perubahan desain, material dan lainnya ditengah pelaksanaan pekerjaan yang menyebabkan kegagalan manajemen konstruksi. Pada penelitian ini dilakukan analisis pengaruh perubahan rencana desain arsitektur terhadap pekerjaan lainnya, pengaruh perubahan rencana desain arsitektur terhadap waktu dan upaya yang dapat dilakukan untuk mengendalikan keterlambatan proyek. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif menggunakan aplikasi Microsoft Project untuk membuat penjadwalan proyek sesuai time schedule rencana dan time schedule adendum sehingga bisa diketahui item pekerjaan yang mengalami perubahan serta penambahan durasi pekerjaan. Hasil penelitian menunjukkan perubahan rencana desain arsitektur berpengaruh terhadap perubahan pekerjaan dinding, pekerjaan plafon, pekerjaan pemasangan pintu dan jendela, pekerjaan wastafel, pekerjaan wall panel, dan pekerjaan pengecatan serta memberikan sifat kritis kepada pekerjaan arsitektur, pekerjaan mekanikal, elektrikal dan plumbing (MEP) dan pekerjaan interior yang mengakibatkan terjadinya penambahan durasi pekerjaan arsitektur dari 307 hari menjadi 706 hari yang artinya terjadi penambahan selama 399 hari dari perencanaan awal. Upaya paling efektif yang direkomendasikan untuk mengatasi keterlambatan yakni penambahan tenaga kerja untuk meningkatkan penyelesaian bobot pekerjaan setiap harinya.