Abstract :
Transformator memiliki peran yang sangat penting dalam proses pendistribusian energi
listrik ke konsumen, maka dari itu pembebanan transformator sangat perlu diperhatikan
guna menghindari faktor yang menyebabkan umur transformator menyusut dan untuk
menghindari kerugian bagi pihak PT. PLN (Persero) ULP Mengwi. Permasalahan pada
transformator yang sering terjadi antara lain yaitu pembebanan melebihi kapasitas,
ketidakseimbangan beban, temperatur tinggi dan turunnya efisiensi transformator.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kategori kelayakan pembebanan harian,
ketidakseimbangan beban dan temperatur harian transformator gardu distribusi KT 105
Penyulang Muara dengan mengacu pada standar surat edaran direksi PT. PLN (Persero)
Nomor: 0017. E/DIR/2014. Serta untuk menganalisa pengaruh pembebanan dan
ketidakseimbangan beban terhadap temperatur dan efisiensi transformator. Penelitian ini
menggunakan metode kuantitatif dengan melakukan pengukuran arus, tegangan dan
temperatur suhu transformator selama 7 hari dari jam 09.00 WITA sampai jam 21.00
WITA. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil perhitungan persentase rata-rata
harian selama 7 hari antara lain pembebanan harian sebesar 69,3 % dikategorikan cukup,
ketidakseimbangan beban sebesar 26,43 % dikategorikan buruk, temperatur sebesar
56,20 °C dikategorikan baik, dan efisiensi sebesar 98,89 %. Berdasarkan hasil analisa
korelasi dapat disimpulkan bahwa pengaruh pembebanan terhadap temperatur
dikategorikan kuat, pengaruh pembebanan terhadap efisiensi dikategorikan sangat kuat,
pengaruh ketidakseimbangan beban terhadap temperatur dan efisiensi dikategorikan
sangat rendah.