Abstract :
Pekerjaan struktur merupakan suatu pekerjaan yang penting dalam suatu proyek pembangunan. Salah satu komponen terpenting dalam pekerjaan struktur adalah besi tulangan. Besi tulangan memiliki nilai yang cukup tinggi dalam suatu perencanaan pekerjaan struktur. Sehingga besi tulangan harus diperhitungkan dengan teliti agar bisa mendapatkan nilai kebutuhan yang optimal dan tidak terlalu banyak menimbulkan sisa potongan besi agar tidak terjadi kerugian pada saat menjalankan pekerjaan struktur. Untuk mencegah sisa potongan besi yang berebihan, maka perhitungan kebutuhan besi dan sisa besi dihitung menggunakan metode Bar Bending Schedule (BBS) pada program Microsoft Excel. Metode Bar Bending Schedule (BBS) dapat mengoptimalkan kebutuhan besi supaya tidak menimbulkan sisa potongan besi yang berlebihan. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui kebutuhan dan sisa besi dalam pekerjaan sloof, kolom, balok, dan ring balok pada proyek Pembangunan Gedung Kantor Camat Kuta Utara. Dari penelitian ini didapatkan hasil kebutuhan besi D10 sebanyak 13.891,89 kg, besi D13 sebanyak 2,453 kg, besi D16 sebanyak 5.885,1 kg, dan besi D19 sebanyak 28.395,84 kg. Dengan jumlah sisa besi D10 sebanyak 274 kg, besi D13 sebanyak 43,74 kg, besi D16 sebanyak 117,23 kg, dan besi D19 sebanyak 2.963,94 kg.