Abstract :
Untuk mendapatkan hasil pekerjaan yang sesuai dengan rencana, dalam suatu
proyek konstruksi dibutuhkan tenaga kerja yang mumpuni karena tingkat
produktivitas pekerja yang tinggi sangat mempengaruhi hasil kerja terutama pada
proyek pekerjaan konstruksi. Salah satu pekerjaan yang membutuhkan pekerja
produktif adalah pada pekerjaan plesteran dinding. Penelitian ini dilakukan
dengan tujuan untuk mengetahui koefisien produktivitas pada pekerjaan plesteran
kemudian membandingkannya dengan SNI 2837-2008 dan juga untuk mengetahui
faktor apa saja yang mempengaruhi pekerjaan plesteran di lapangan.
Penelitian ini dilakukan dengan melakukan pengamatan langsung di
lapangan. Pengamatan ini dilakukan untuk mendapatkan data primer untuk dapat
menentukan besarnya produktivitas pekerjaan plesteran pada proyek
pembangunan Stas Villa Prerenan, Bali.
Adapun hasil rata-rata yang didapatkan dari analisis terhadap koefisien
produktivitas plesteran dinding pada proyek pembangunan Stas Villa Prerenan
adalah 0,026 untuk mandor, 0,059 untuk kepala tukang, 0,221 untuk tukang, dan
0,379 untuk pembantu tukang. Selanjutnya untuk hasil produktivitas SNI yaitu
0,022 untuk mandor, 0,02 untuk kepala tukang, 0,4 untuk tukang, dan 0,2 untuk
pembantu tukang. Dengan demikian, selisih yang didapat adalah 0,004 untuk
mandor, 0,039 untuk kepala tukang, -0,179 untuk tukang, dan 0,179 untuk
pembantu tukang. Dimana hasil di lapangan lebih tinggi dibandingkan dengan
ketentuan SNI 2837 2008.