Abstract :
Persediaan mempunyai pengaruh yang kuat akan perolehan keuntungan yang akan dihasilkan. Pengelolaan persediaan merupakan aspek penting dalam akuntansi perusahaan manufaktur. Kumpulan barang ini pada akhirnya akan dijual kepada pelanggan untuk mendapat keuntungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesesuaian perlakuan akuntansi persediaan pada PT Cut Make Trim dengan PSAK No. 202 Tahun 2024 dan pengaruh perlakuan akuntasi terhadap laporan keuangan khususnya laba rugi dan neraca tahun 2023. Jenis penelitian ini ialah penelitian deskriptif kualitatif dan data yang digunakan berupa data primer dan data sekunder, data ini diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi yang dilakukan di PT Cut Make Trim yang kemudian dianalisis dari data yang diperoleh dengan cara membandingkan Standar Akuntansi pada perusahaan dengan PSAK 202 yang berlaku. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlakuan akuntansi persediaan terhadap pengakuan, pengukuran dan pengungkapan di PT Cut Make Trim belum sesuai dengan PSAK 202, dikarenakan pada persediaan barang jadi yang mengalami kerusakan pada perusahaan tetap diakui sebagai persediaan.