Abstract :
Meningkatnya perusahaan jasa terutama yang bergerak di bidang pariwisata dan perhotelan menyebabkan semakin ketatnya persaingan. Persaingan bisinis yang terjadi pada industri jasa perhotelan yang semakin ketat menyebabkan manajemen harus menggunakan strategi penjualan khususnya penjualan kamar. Salah satu hal yang sangat penting dalam bisnis perhotelan adalah menentukan harga pokok kamar hotel. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan metode menurut perusahaan dalam menentukan harga pokok kamar, dan untuk mengetahui perbandingan antara metode menurut perusahaan dengan metode activity based costing system dalam penetapan harga pokok kamar. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil perhitungan harga pokok kamar dengan activity based costing mendapatkan hasil lebih rendah dibandingkan dengan hasil perhitungan dengan metode menurut perusahaan. Pada jenis kamar Terrace Pool Villa, Valley Pool Villa, dan Royal Pool Villa menunjukkan selisih yang menyebabkan overcosting, dimana perhitungan harga pokok kamar dengan menggunakan metode menurut perusahaan lebih besar dibandingkan dengan hasil perhitungan menggunakan metode activity based costing.