Abstract :
Drainase merupakan suatu komponen konstruksi yang berperan penting terutama ketika terjadi debit air yang berlebihan. Drainase sendiri berfungsi untuk mengurangi dan membuang kelebihan air dari suatu kawasan agar lahan tersebut bisa berfungsi secara optimal sesuai sesuai dengan kegunaannya. Drainase yang umumnya digunakan adalah drainase konvensional (saluran permukaan) dan drainase berbasis lingkungan (sumur resapan). Oleh karena itu, pentingnya melakukan perbandingan antara kedua jenis saluran tersebut, baik mana yang lebih efektif ataupun saluran eksisiting yang sudah ada dapat menyalurkan debit banjir atau tidak.
Metode penelitian ini melibatkan pengumpulan data di lapangan mengenai dimensi saluran, debit dalam saluran eksisting, serta data curah hujan yang akan digunakan untuk menghitung debit air dalam saluran. Hasil dari perhitungan debit banjir yang didapatkan digunakan sebagai dasar dalam mengambil keputusan terkait solusi jenis saluran mana yang lebih efektif mengalirkan debit banjir maupun perlu atau tidaknya dilakukan perbuhan pada dimensi saluran.