Abstract :
Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang bertujuan untuk mengantisipasi dalam mencegah terjadinya risiko kecelakaan kerja. Pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta ? Bawen Paket 1 (Seksi 1) dilakukan penelitian bertujuan untuk menganalisis risiko kecelakaan kerja yang terjadi lalu menentukan tingkat risiko yang terjadi kemudian untuk dilakukan penentuan pengendalian risiko. Rancangan penelitian menggunakan metode penelitian kombinasi atau mix method yaitu campuran antara kuantitatif dan kualitatif dan metode pengumpulan data menggunakan survei, wawancara, dan observasi. Hasil penelitian menunjukan risiko kecelakaan kerja yang terjadi sebanyak 94 identifikasi risiko yang berasal dari 36 sumber bahaya. Risiko K3 yang diperoleh hasil kategori tingkat kejadian risiko sebanyak 3 (tiga) yakni Extreme, high dan medium. Pengendalian risiko dilalakukan dengan Safety Induction, Safety Morning dan Tool Box Meeting, Menerapkan 5 R, mengatur posisi kerja aman, pemasangan rambu K3, inspeksi lapangan berkala, menggunakan APD, mengajukan ijin kerja dan menyusun metode kerja yang tepat, dan petugas yang memiliki keahlian khusus atau bersertifikasi.