Abstract :
Seiring perkembangan ekonomi dan pariwisata Bali menyebabkan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan yang berdampak tinggi akan kebutuhan akomodasi seperti pembangunan villa. Sebelum melaksanakan investasi villa perlu dilakukan suatu analisis kelayakan investasi untuk dapat mengetahui tingkat kelayakan dari investasi tersebut. Tujuan penelitian mengetahui kelayakan dari proyek tersebut dari aspek finansial. Analisis finansial yang digunakan dalam studi ini meliputi metode Net Present Value (NPV), Benefit Cost Ratio (BCR), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PP) dan Analisa Sensitivitas. Berdasarkan hasil analisis didapatkan nilai Net Present Value (NPV) sebesar Rp202,085,590.87 > 0, nilai Benefit Cost Ratio (BCR) sebesar 1,07 > 1, nilai Internal Rate of Return (IRR) yang didapat = 6,40% > 6%, Break Even Point (BEP) yang dihitung dengan metode Payback Period (PP) terjadi pada 21 tahun, dan dari hasil Analisis Sensitivitas didapatkan bahwa investasi ini masih layak pada keadaan cost naik 30% dan benefit tetap,sedangkan cost tetap dan benefit turun 30%, cost naik 7% dan benefit turun 7% investasi tidak layak.