DETAIL DOCUMENT
Implementasi Proses Pembayaran Hutang Jangka Pendek kepada Supplier di Hotel The St. Regis Bali Resort
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Negeri Bali
Author
Sabrina, Safira Melsa
Subject
Ilmu Ekonomi 
Datestamp
2024-09-13 09:31:25 
Abstract :
Pariwisata merupakan salah satu sektor yang berperan penting bagi negara karena pariwisata dapat meningkatkan pendapatan devisa, menciptakan lapangan kerja, merangsang pertumbuhan industri pariwisata sehingga dapat memicu pertumbuhan ekonomi. Indonesia merupakan negara yang memiliki keindahan alam dan keanekaragaman budaya, sehingga perlu adanya peningkatan sektor yang dianggap menguntungkan dan sangat berpotensi untuk dikembangkan sebagai salah satu aset yang digunakan sebagai sumber yang menghasilkan bagi bangsa dan negara. Pembangunan pada sektor pariwisata di Indonesia menjadi satu usaha bisnis yang mengalami perkembangan yang sangat pesat. Industri perhotelan adalah salah satu industri yang memiliki aktivitas operasional yang cukup besar dalam perkembangan ekonomi serta dunia pariwisata di Indonesia. Seperti yang kita ketahui secara umum, hotel adalah seluruh atau sebagian bangunan yang digunakan untuk pelayanan kamar, makanan dan minuman serta rekreasi yang dikelola dengan tujuan komersial. The St. Regis Bali Resort merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa pelayanan akomodasi, yaitu perhotelan yang berada di bawah naungan manajemen Marriott International. The St. Regis Bali Resort merupakan hotel bintang lima di Bali. Karena banyaknya kebutuhan dan permintaan akan barang-barang dari setiap departemen, tidak jarang pembelian akan barang-barang tersebut dilakukan dengan cara kredit yakni barang diterima terlebih dahulu dan akan dibayar di kemudian hari, hal ini menimbulkan adanya hutang oleh hotel The St. Regis Bali Resort. Section account payable bertugas untuk membayar hutang-hutang yang dimiliki oleh perusahaan kepada supplier seperti pembelian bahan pangan. Banyaknya kebutuhan yang dibutuhkan untuk memenuhi kepuasan tamu yang menginap, hal tersebut mempengaruhi tingkat pembelian barang sehingga adanya peningkatan jumlah hutang yang dimiliki oleh perusahaan kepada supplier. Namun adapun juga hutang yang bermasalah dikarenakan adanya kendala pada saat dilakukannya proses pembayaran yakni keterlambatan pemberian dokumen-dokumen pendukung seperti faktur pajak dan invoice. 
Institution Info

Politeknik Negeri Bali