Abstract :
Untuk mengetahui performa AC perlu dilakukan pengujian serta pengambilan data, namun pengujian dan pengambilan data dari sitem refrigerasi saat ini masih dilakukan secara manual, sehingga akan menghabiskan lebih banyak waktu. Dari permasalahan diatas maka penulis bermaksud membuat tugas akhir yang berjudul ?Analisis Unjuk Kerja AC Split Iverter Dengan Variasi Temperatur (200C Dan 210C) Berbasis Microcontroller?. Peran microcontroller sangat penting karena sangat sederhana dan memiliki banyak fungsi. Alasan memilih topik ini adalah penulis berharap penelitian ini dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan teknologi pendinginan ruangan yang lebih efisien berbasis microcontroller. Pentingnya penelitian ini dilakukan untuk mengetahui performansi kondisi AC split inverter pada kondisi sebenarnya yang terintegrasi dengan microcontroller sehingga mampu memberikan hasil secara real-time. Waktu pengambilan data diambil setiap 10 detik selama 4 jam. Data yang diambil berupa temperatur in, temperatur out, temperatur ambient, RHin, RHout, RHambient, daya, dan konsumsi energi. Pengambilan data diambil setelah AC dihidupkan.AC split inverter dengan variasi temperatur remot 200C menghasilkan performansi sistem pendingin dengan (EER) sebesar 8,33 mampu membuang panas (Qout) sebesar 1923 Btu/h. AC split inverter dengan variasi temperatur remot 210C menghasilkan performansi sistem pendingin dengan (EER) sebesar 14.2, mampu membuang panas (Qout) sebesar 3297Btu/h. 3. Daya listrik yang dibutuhkan pada temperatur 200C dan 210C sistem AC split inverter sebesar 230 dan 236watt untuk menghidupkan AC.