Institusion
Politeknik Negeri Bali
Author
Febrianti, Desak Putu Gita
Lasmini, Ni Ketut
Suryadi, I Gede Iwan
Subject
Perbankan
Datestamp
2022-09-29 01:08:23
Abstract :
Di masa pandemi covid19 ini, segala aktivitas yang tatap muka umumnya dibatasi untuk memutus penyebaran virus covid-19. Pembatasan kegiatan di luar rumah tersebut mempengaruhi aktivitas nasabah untuk bepergian ke bank. Hal tersebut membuat layanan perbankan menjadi sulit untuk dijangkau.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur layanan produk digital saving dalam membantu pembukaan rekening nasabah PT BRI (Persero) Tbk. Kantor Cabang Ubud. Selain itu, untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi dalam memenuhi layanan produk digital saving PT BRI (Persero) Tbk. Kantor Cabang Ubud serta mengetahui bentuk penyelesaian dari kendala-kendala yang timbul tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Sementara itu, metode analisis data yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif dengan menyajikan data dengan cara mendeskripsikan, menarasikan serta menggambarkan secara lengkap masalah yang diteliti berdasarkan data dan keterangan yang di dapat pada PT BRI (Persero) Kantor Cabang Ubud.
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa prosedur pembukaan rekening tabungan digital saving BRI memiliki 4 tahapan yaitu menyiapkan dokumen (KTP, NPWP (Opsional) dan data diri), melakukan verifikasi diri (perekaman video, foto selfie memegang KTP, tanda tangan digital dan foto NPWP opsional), melakukan setoran awal dan membuat akun BRImo. Kendala-Kendala yang dihadapi dalam memenuhi layanan produk Digital Saving di masa pandemi Covid-19 yaitu minimnya pengetahuan nasabah akan adanya layanan produk digital saving yang berakibat pada saat pertama lunching sepi peminat. Kedua, browser yang dapat digunakaan untuk membuka web digital saving masih terbatas dan untuk pengguna IOS masih belum bisa membuka rekening digital BRI melalui aplikasi BRImo. Ketiga, proses verifikasi diri sering gagal atau tidak berhasil hal tersebut bisa terjadi akibat kualitas video atau gambar yang dilakukan kurang baik seperti terlalu terang, membelakangi cahaya, terlalu gelap, terdapat lebih dari satu objek wajah, terdapat benda yang menutupi wajah, wajah yang direkam tidak sempurna atau terpotong dan hal teknis lainnnya. Terakhir yaitu setelah melakukan pembayaran BRIVA atau setoran awal nasabah belum mendapatkan pemberitahuan dari e-mail.
Kata kunci: Digital Saving, Digital Banking, Perbankan