Abstract :
Sistem pendingin penting dalam berbagai aplikasi, seperti menjaga kesegaran makanan dan suhu obat-obatan. Lemari es, yang sering menggunakan refrigeran CFC (Chlorofluorocarbon), berdampak negatif pada lingkungan melalui kerusakan lapisan ozon yang berkontribusi pada pemanasan global. Sebagai alternatif, sistem pendingin termoelektrik menawarkan solusi ramah lingkungan dengan tidak memerlukan refrigeran dan konsumsi daya rendah. Termoelektrik memanfaatkan perbedaan temperatur untuk menghasilkan energi listrik atau sebaliknya.
Namun, untuk menjaga suhu dalam waktu lama tanpa penggunaan daya yang terus-menerus, dibutuhkan media penyimpan untuk mempertahankan suhu, salah satunya adalah PCM (Phase Change Materials). PCM adalah zat yang mampu menyimpan atau melepaskan sejumlah besar energi selama perubahan fase, seperti dari padat ke cair dan sebaliknya, pada suhu tertentu.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui berapa lama PCM corn ester dapat mempertahankan temperatur dalam cooler box. Dan bagaimanakah konsumsi daya cooler box yang menggunakan PCM corn esterPenelitian ini dilakukan di Lab. Kontrol Politeknik Negeri Bali.