Abstract :
Dalam melaksanakan suatu proyek konstruksi, munculnya sisa-sisa material bangunan atau yang sering disebut waste material merupakan hal yang tidak dapat dihindari. Suatu kenyataan bahwa sisa material selalu terdapat dalam proyek manapun tidak terkecuali proyek konstruksi gedung, oleh karena itu identifikasi jenis dan faktor-faktor penyebab terjadinya sisa material sangat diperlukan untuk mencegah kemungkinan terjadinya sisa material yang cukup besar. Hasil dari penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis material yang dominan sebagai waste dan mengetahui kuantitas nilai dari waste level, waste cost dan waste index serta menganalisis solusi yang efektif untuk meminimalisir sisa material yang terjadi pada proyek Pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMKN 6 Denpasar. Data yang digunakan pada penelitian ini didapatkan dengan cara observasi langsung di lapangan, melakukan wawancara dengan pihak yang terkait dan mengumpulkan data-data proyek yang berkaitan dengan material. Dari hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa waste level terbesar adalah material Besi Pokok D16 dengan nilai waste level sebesar 7,54%, waste cost terbesar adalah material Beton K-250 dengan nilai waste cost sebesar Rp 40.352.254,22 dan waste index sebesar 0,02 m3/m2. Solusi efektif untuk meminimalisirkan sisa material yang terjadi adalah dengan menerapkan metode waste hierarchy dengan konsep 3R yaitu Reduce (pengurangan), Reuse (penggunaan ulang), Recycle (daur ulang) dan atau Landfilling.