Abstract :
Berkembangnya bangunan gedung pada masa kini menyebabkan peralatan utilitas yang terpasang semakin banyak. Hal ini menyebabkan sistem kontrol konvensional tidak lagi efektif mengontrol peralatan tersebut sehingga dibutuhkan sistem kontrol yang lebih canggih seperti BAS (building automation system). Namun dibalik kebutuhan tersebut ternyata masih banyak bangunan gedung yang tetap menggunakan sistem konvensional karena keterbatasan pengetahuan mengenai penggunaan BAS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat melakukan perancangan BAS pada bangunan gedung komersial dan menentukan pengaruh BAS dalam membantu pengelola bangunan untuk mengontrol dan memantau kondisi peralatan utilitas dalam gedung tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan observasi langsung ke salah satu proyek pembangunan gedung komersial yaitu di Rumah Sakit Internasional Bali, Sanur. Penelitian ini dimulai dengan studi literatur dan pengumpulan data untuk pemahaman penulis mengenai BAS, kemudian data-data tersebut dianalisa dan dicocokan dengan data aktual di lapangan. Jika seluruh data sudah sesuai, barulah proses perancangan dapat dimulai.
Hasil dari penelitian ini berupa tahapan dalam perancangan BAS untuk memantau peralatan utilitas pada gedung rumah sakit yang secara garis besar didasarkan pada tiga hal, yaitu penentuan field devices yang akan digunakan, pemilihan jenis mikroprosesor, serta perancangan wiring diagram sistemnya. Adapun pengetesan BAS terhadap peralatan yang dikontrol serta perancangan software untuk pengontrolannya belum dapat disajikan karena keterbatasan waktu antara penelitian ini dengan proses pembangunan rumah sakit. Di luar dari skripsi ini penulis berencana untuk tetap melanjutkan penelitian untuk memaksimalkan pengetahuan
mengenai perancangan BAS pada bangunan komersial yang bersamaan dengan proses pembangunan gedung Rumah Sakit Internasional Bali.