Abstract :
Manajemen konstruksi adalah proses pengelolaan proyek dari awal hingga selesai
untuk mencapai tujuan secara efisien dan efektif. Rencana Kerja dan Syarat-Syarat
(RKS) berfungsi sebagai panduan penting dalam pelaksanaan proyek. Evaluasi
kesesuaian RKS dengan realisasi di lapangan sangat diperlukan untuk menghindari
keterlambatan, biaya tambahan, dan penurunan kualitas pekerjaan. Penelitian ini
menggunakan metode deskriptif dan kuantitatif untuk mengevaluasi kesesuaian
RKS dalam proyek pembangunan Villa Rumah RU Seseh. Analisis dilakukan
terhadap data yang dikumpulkan, diukur dengan statistik, untuk menentukan
dampak ketidaksesuaian RKS terhadap biaya dan waktu. Hasil analisis Time
Estimated (TE) menunjukkan bahwa proyek yang awalnya direncanakan selesai
dalam 486 hari akan membutuhkan 567 hari karena keterlambatan. Pada minggu
ke-16, sisa waktu yang dibutuhkan adalah 81 hari, menambah total menjadi 153
hari sejak minggu tersebut. Evaluasi menunjukkan tingkat kesesuaian rencana kerja
hanya 56%, yang dikategorikan "kurang" karena metode kerja yang tidak sesuai,
menyebabkan keterlambatan. Analisis Earned Value (EV) pada minggu ke-16
menunjukkan bahwa meskipun biaya terkendali, waktu pelaksanaan tertunda,
dengan SPI kurang dari 1, memperpanjang waktu penyelesaian proyek