Abstract :
Dalam pelaksanaan peroyek kontruksi produktivitas mandor akan sangat berpengaruh terhadap keuntungan atau kerugian suatu proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai perbandingan antara biaya upah realisasi tenaga kerja dilapangan dengan biaya upah tenaga kerja berdasarkan pada Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan tingkat produktivitas mandor dengan kelompok tenaga kerjanya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yakni dengan melakukan observasi di lapangan dan mendapatkan data berupa waktu pengerjaan, jumlah tenaga kerja, dan volume yang diselesaikan. Setelah mendapatkan data yang dibutuhkan lalu dilakukan analisis jumlah biaya upah tenaga kerja pada RAB, dan membandingkan dengan biaya upah realisasi serta menganalisis produktivitas mandor (dengan kelompok tenaga kerjanya) berdasarkan perbandingan antara volume realisasi dengan jumlah durasi penyelesaian pekerjaan. Hasil penelitian menunjukan secara rata-rata, biaya upah realisasi lebih murah 71,83% dibandingkan dengan biaya upah yang tercantum dalam RAB. Sedangkan, Hasil perbandingan produktivitas menunjukkan bahwa pada pekerjaan bekisting, mandor kedua lebih cepat 137 m², pada pekerjaan pembesian lebih cepat 6.984,23 kg, dan pada pekerjaan beton lebih cepat 9,85 m³, serta 587,66 m2 dibandingkan dengan mandor pertama beserta kelompoknya.