Institusion
Politeknik Negeri Bali
Author
Mariana, Lydia
Dyah, Wahyuning
Budiasa, I Made
Subject
Ilmu Sosial Humaniora
Datestamp
2022-09-19 05:59:13
Abstract :
Untuk melakukan kegiatan perjalanan wisata dari daerah asal wisatawan menuju tempat tujuan wisatawan khususnya Bali tentunya melibatkan berbagai jenis sarana transportasi. Transportasi udara merupakan salah satu transportasi yang paling diminati oleh para pelaku perjalanan wisata, dengan menggunakan sarana transportasi udara, maka proses perjalanan jarak jauh dapat ditempuh dalam waktu relatif singkat. Untuk menghubungkan antara penumpang dengan transportasi udara dibutuhkan suatu tempat untuk bertemunya antara penumpang dan transportasi udara, tempat tersebut adalah Bandara. Bandara merupakan tempat pesawat udara melakukan kegiatannya (landing dan take off).
Kemajuan dalam bisnis penerbangan tidak lepas dari campur tangan pihak-pihak terkait yang membantu terlaksananya kegiatan, baik pada saat keberangkatan maupun proses kedatangan. Perusahaan ground handling yang menjadi salah satu unit eksternal terkait yang secara langsung berhubungan dengan perusahaan penerbangan tersebut. Aktifitas ground handling itu sendiri dilakukan pada saat Pre-Flight Services (pelayanan sebelum penerbangan), dan pada Post-Flight Services (pelayanan setelah penerbangan), selain itu InTransit Services yang juga menjadi tanggung jawab perusahaan ground handling. Ground handling merupakan suatu aktivitas perusahaan penerbangan yang berkaitan dengan penanganan atau pelayanan terhadap para penumpang yang membantu pergerakan pesawat di darat dan pesawat terbang itu sendiri selama berada di bandar udara, baik untuk keberangkatan (departure) maupun untuk kedatangan (arrival). Didalam setiap pelaksanaan pelayanan ground handling, semua unit mengacu pada faktor keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu.