Institusion
Politeknik Negeri Bali
Author
Adnyani, Ida Ayu Kade Prami
Sudiarta, I Komang
Sujahtra, I Wayan
Subject
Teknik Sipil Dan Perencanaan Tata Ruang
Datestamp
2022-09-22 03:28:13
Abstract :
ABSTRAK
Beton adalah material komposit yang terdiri dari campuran agregat kasar (krikil), agregat halus (pasir), zat pengikat (semen) dan air. Dalam membuat beton perlu melakukan perhitungan untuk menentukan campuranya. Dalam pelaksanaanya sering terjadi penambahan air pada saat pengecoran dikarenakan terjadinya penurunan kadar air pada campuran beton. Penambahan air pada campuran beton saat pengecoran mungkin akan mempengaruhi kualis beton yang dihasilkan. Oleh karena itu dilakukan pengujian kuat tekan beton dengan penambahan air pada saat pengecoran. Penambahan air pada beton dapat dilakukan jika tidak melebihi dari batas toleransinya. Kajian dalam penelitian ini merupakan studi kasus yang menitikberatkan pada hasil kuat tekan beton terhadap penambahaan air pada beton normal yang selanjutnya dilakukan perbandingan hasil kuat tekan beton normal pada proyek pembangunan gedung DPRD Bangli dengan beton yang ditambahkan air. Dilakukan tinjauan perbandingan kuat tekan beton yang ditambahkan air dengan metode destructive test dengan menggunakan alat compressive test. Untuk perbandinga benda uji dengan variasi penambahan air 5%, 10%, 15%, 20% dilakuka perbandingan dengan beton normal.
Kata Kunci: Beton, Campuran, Kuat Tekan, Perbandingan, Perhitungan, Pengujian, Air.