Institusion
Politeknik Negeri Bali
Author
Padmanaba, G. A. Teja
Sugirianta, Ida Bagus Ketut
Narottama, Anak Agung Ngurah Made
Subject
Teknik Elektro
Datestamp
2022-09-07 06:21:34
Abstract :
Ketidakseimbangan beban merupakan permasalahan yang sering terjadi dalam suatu sistem distribusi tenaga listrik, hal ini dapat menimbulkan adanya rugi-rugi daya pada jaringan distribusi berupa timbulnya arus netral sehingga adanya daya yang hilang. Sesuai dengan Surat Edaran PT. PLN (Persero) Nomor 0017. E/DIR/2014, persentase ketidak seimbangan beban di gardu distribusi dalam kategori baik bila berada dibawah 10%. Dalam Tugas akhir ini dilakukan analisa penyeimbangan beban di gardu distribusi AB0025 Penyulang Kubu menggunakan metode dua titik waktu. Kondisi dilapangan pada luar waktu beban puncak didapatkan persentase pembebanan sebesar 77,8 % persentase ketidak seimbangan beban sebesar 22% dan rugi- rugi daya sebesar 924,51Watt. Lalu setelah dilakukan penyeimbangan beban dilapangan pada LWBP didapatkan persentase pembebanan sebesar 77,3%, persentase ketidak seimbangan beban sebesar 6,3%. Setelah dilakukan penyeimbangan beban menggunakan metode dua titik waktu melalui simulasi menggunakan software ETAP 12.6 didapatkan persentase pembebanan sebesar 77,73%, persentase ketidak seimbangan beban sebesar 2,7% serta rugi-rugi daya sebesar 461,52Watt. Dari hasil penyeimbangan beban menggunakan metode dua titik waktu, terjadi penurunan persentase ketidak seimbangan beban serta rugi-rugi daya di gardu AB0025, sehingga didapatkan rekomendasi perencanaan pemerataan beban yang terbaik.