Institusion
Politeknik Negeri Bali
Author
Dewi, Pande Wulan Egidia Cahya
Kader, I Made Suardana
Andayani, Ketut Wiwin
Subject
Bidang Teknik Sipil Lain Yang Belum Tercantum
Datestamp
2022-10-29 15:40:06
Abstract :
Salah satu komponen dalam suatu proyek adalah material yang memiliki pengaruh yang cukup besar dalam menentukan biaya suatu proyek. Terdapat berbagai jenis material salah satu material yang biasa dijumpai adalah besi tulangan. Karena besi tulangan memiliki nilai yang cukup tinggi sehingga material ini harus diperhitungkan dengan sangat teliti agar mendapatkan nilai kebutuhan tulangan yang optimal dan dapat meminimalisir sisa potongan besi tulangan yang terbentuk sehingga dapat mencegah terjadinya kerugian. Untuk dapat mengurangi sisa besi tulangan dapat dilakukan dengan membuat bar bending schedule pada program Microsoft Excel. Bar Bending Schedule dapat mengoptimalisasi kebutuhan besi tulangan sehingga dapat mengurangi sisa potongan yang dapat terbentuk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung kebutuhan dan sisa besi tulangan pada balok dan kolom berdasarkan gambar shop drawing dengan menggunakan bar bending schedule pada Proyek Pembangunan Villa-Q Canggu. Dari penelitian ini didapatkan hasil kebutuhan besi tulangan D8 sebanyak 194,34 kg , besi D10 sebanyak 31.467 kg, besi D13 sebanyak 17.934,05 kg, besi D16 sebanyak 8.248,22 kg, besi D19 sebanyak 22.944,07 kg, besi D22 sebanyak 37.991,33 kg, besi D25 sebanyak 39.336,57 kg dan besi D29 sebanyak 148,08 kg. Sehingga mendapatkan total besi tulangan balok dan kolom sebesar 158.263,7 kg atau 13.189 batang. Serta Sisa (waste) material besi tulangan yang dihasilkan dengan metode Bar Bending Schedule pekerjaan balok dan kolom pada Proyek Pembangunan Villa-Q Canggu yaitu pada besi D8 sebesar 5,53%, besi D10 sebesar 3,04%, besi D13 sebesar 4,54%, besi D16 sebesar 5,47%, besi D19 sebesar 5,66%, besi D22 sebesar 1,23%, besi D25 sebesar 0,86%, dan besi D29 sebesar 4,27%. Dengan total keseluruhan sisa (waste) besi tulangan yang terbentuk sebesar 2,74%.