Institusion
Politeknik Negeri Bali
Author
Sutrisna, Made
Prayustika, Putu
Elfarosa, Ketut
Subject
Administrasi Keuangan (Perkantoran, Pajak, Hotel, Logistik, Dll)
Datestamp
2022-09-29 05:29:35
Abstract :
Dalam meningkatnya total kredit yang diberikan untuk peminjam, dapat
meningkatkan risiko yang dihadapi oleh sektor perbankan. Salah satu jenis kredit
yang banyak diminati oleh masyarakat yaitu Kredit Usaha Rakyat (KUR), yang
dimana masalah yang sering dihadapi oleh bank yaitu kredit macet. Hal tersebut
menunjukan bahwa sebelum pandemi dari tahun 2019 ke 2020 mengalami
penurunan total NPL sebesar 1,24% dan setelah adanya pandemi pada tahun 2021
meningkat cukup signifikan sebesar 3,16%, dimana jumlah kredit bermasalah tidak
konsisten, dibutuhkan analisis untuk menekan angka NPL agar NPL tidak lagi
mengalami peningkatan setiap tahunnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk
menganalisis Penanganan Kredit Macet Di Masa Pandemi Covid-19 Pada PT. Bank
Rakyat Indonesia Kantor Cabang Denpasar Renon. Teknik analisis yang digunakan
dalam penelitian ini adalah teknik analisis komparatif menggunakan rasio
kolektibilitas untuk membandingkan satu atau lebih variabel dalam dua sampel
yang berbeda untuk melihat perbandingan klasifikasi kredit bermasalah. Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa nilai NPL pada tahun 2019-2021 masih berada
diatas 2% yang menurut Bank Indonesia rasio NPL yang tidak ideal, sehingga
kewajiban debitur dalam membayar kredit terhadap bank belum baik. Adapun
kendala pada penanganan kredit macet dimasa pandemi yaitu debitur memiliki
itikad tidak baik dalam melakukan pembayaran, debitur juga mengalami kesulitan
dalam membayar kewajibannya karena berbagai faktor. Apabila perencanaan,
pengawasan dan pengelolaan debitur dalam usahanya tidak optimal, sehingga
penghasilan debitur mengalami kebangkrutan. Sehingga upaya yang dilakukan oleh
bank dengan upaya restrukturisasi kredit dimana akan dibuat perjanjian kredit baru
dengan melakukan rescheduling, reconditoning dan restructurisasi.