Institusion
Politeknik Negeri Bali
Author
Satyajaya, Ida Bagus Anom Suryanang
Suasira, I Wayan
Purnawirati, I Gusti Ayu Neny
Subject
Bidang Teknik Sipil Lain Yang Belum Tercantum
Datestamp
2022-10-07 08:55:19
Abstract :
Penggunaan tulangan baja yang merupakan bahan tambang seiring berjalannya waktu pasti
akan habis dan mengalami kenaikan harga, oleh karena itu salah satu alternatif yang bisa digunakan
ialah tulangan dari material bambu. maka sebagai penelitian lanjutan akan dilakukan pengujian
terkait perbandingan kuat lentur balok dengan menggunakan tulangan besi dan tulangan bambu serta
pengaruhnya terhadap biaya. Pengujian kuat lentur yang dilaksanakan di laboratorium menggunakan
metode beton uji Berdasarkan gambar rencana dan pemodelan SAP 2000.v14. dapat diketahui
kebutuhan material yang akan digunakan. Perhitungan dapat dilakukan secara teliti dan kemudian
ditentukan harganya. Metode yang digunakan pada penelitian ini merupakan metode analisis
deskriptif komparasi yaitu dengan mengumpulkan dan membandingkan data primer dan data
sekunder Penelitian ini bersifat kuantitatif, dengan metode penelitian yang digunakan adalah
eksperimen. Hasil pengujian kuat lentur balok beton bertulang dengan tulangan besi (BBTB) rata ?
rata adalah 12.222 Mpa, balok beton bertulang dengan tulangan bambu (BBTU) rata ? rata adalah
3.199 Mpa, dan balok beton bertulang dengan tulangan bambu dilapisi serat kelapa (BBTUS) rata ?
rata adalah 3.155 Mpa. Perbandingan struktur dapat dilihat dari nilai maksimum minimum gaya
momen dan gaya geser. RAB Pekerjaan Struktur Beton Bertulang Tulangan Besi sebesar Rp.
16.261.452,06 Tulangan Bambu sebesar Rp. 12.299.388,50 Penggunaan tulangan bambu lebih
terjangkau dibandingkan tulangan baja.