Institusion
Politeknik Negeri Bali
Author
Adisaputra, I Wayan Rama
Suardika, I Nyoman
Yuni, Ni Kadek Sri Ebtha
Subject
Ilmu Teknik
Datestamp
2022-09-24 07:01:58
Abstract :
Dalam suatu proyek konstruksi, setiap kontraktor selalu berusaha untuk mendapatkan keuntungan yang besar, namun kurang mencermati mengenai sistem pembayaran sehingga keuntungan belum maksimal. Penentuan sistem pembayaran yang tepat akan mengurangi resiko kerugian dan meningkatkan keuntungan bagi kontraktor. Tujuan penelitian ini adalah mencari keuntungan maksimum kontraktor pada kondisi EST (Earliest Start Time) dan LST (Latest Start Time) dari tujuh belas alternatif variasi sistem pembayaran. Penelitian ini dilakukan pada Proyek Penggantian Jembatan Ruas Sp. Cokroaminoto-Sp. Tohpati (Jln. G. Subroto Timur). Pengolahan data dilakukan dengan cara membuat urutan setiap kegiatan proyek sehingga dapat ditentukan durasi waktu tenggang (float) untuk setiap kegiatan dengan metode PDM menggunakan bantuan software Microsoft Project. Kemudian membuat analisis cash flow ketujuh belas alternatif yang didapat dari sistem pembayaran supplier, variasi modal awal kontraktor serta jadwal pengeluaran biaya proyek pada kondisi EST dan LST. Dari ketujuh belas alternatif tersebut akan dicari besarnya keuntungan yang akan diperoleh. Hasil analisis data menunjukkan bahwa keuntungan maksimum kontraktor terdapat pada cash flow alternatif 6 dengan sistem pembayaran secara MC (Monthly Certificate), uang muka 15%, modal awal kontraktor 3%, pembayaran supplier secara cash dengan penjadwalan pada kondisi EST mendapatkan nilai keuntungan Rp. 9.983.910.128,82 atau dengan persentase keuntungan 10%.