Institusion
Politeknik Negeri Bali
Author
Sukariawan, Kadek Dwi
Narottama, Anak Agung Ngurah Made
Arka, I Gusti Putu
Subject
Ilmu Teknik
Datestamp
2022-09-26 05:13:34
Abstract :
Di PT PLN (Persero) UP3 Bali Utara terdapat gardu distribusi yang mengalami masalah beban lebih (Overload). Kondisi Pembebanan yang lebih besar pada transformator akan mengurangi efisiensi transformator, akan tetapi pembebanan yang terlalu kecil juga menyebabkan efisiensi transformator yang rendah. Begitu juga Menurut SPLN 1 tahun 1995, drop tegangan ujung tidak boleh melebihi 10%. Beban yang terpasang berdasarkan data hasil pengukuran pada Gardu Distribusi BL233 Penyulang Yeh Taluh sejumlah 138,67 A dengan persentase pembebanan sebesar 97,49% dengan efisiensi 98,60% dan drop tegangan sebesar 4,97%. Menurut Surat Edaran Direksi PT PLN (Persero) Nomor: 0017.E/DIR/2014, maka transformator pada Gardu Distribusi BL233 dapat dinyatakan overload dikarenakan persentase pembebanan sudah melebihi 80%. Dalam mengatasi permasalahan transformator overload dapat dilakukan dengan beberapa metode yang ada menurut SPLN yaitu : uprating kapasitas transformator dan penambahan gardu sisipan. Berdasarkan hasil uji coba yang telah dilakukan oleh penulis dengan simulasi menggunakan program ETAP 12.6 memperoleh beberapa hasil. Apabila dilakukan uprating kapasitas transformator 160 kVA dapat menurunkan persentase pembebanan menjadi 40,31%, efisiensi meningkat menjadi 99,08% dan drop tegangan yang menurun menjadi 0,88%. Apabila dilakukan penambahan gardu sisipan dapat menurunkan persentase pembebanan menjadi 84,87%, efisiensi meningkat menjadi 98,70% dan drop tegangan yang menurun menjadi 0,47%. Hasil simulasi yangtelah dilakukan menunjukkan bahwa kondisi sudah memenuhi ketentuan/regulasi yang ditetapkan oleh PT PLN (Persero).