Institusion
Politeknik Negeri Bali
Author
Prajayagawa, I Made
Parwita, I Gst. Lanang Made
Setyono, Evin Yudhi
Subject
Ilmu Teknik
Datestamp
2022-10-30 06:28:55
Abstract :
Metode pemasangan kuda-kuda atap merupakan faktor yang berpengaruh dalam menentukan serta
menjamin kekuatan dan keamanan suatu konstruksi bangunan gedung yang letaknya berada pada
bagian atas bangunan. Dimana rangka kuda-kuda atap (KAP) meliputi, kaki kuda-kuda, balok kuda?kuda, balok penggantung, balok penyokong, dan balok gapit, karena inti dari suatu bangunan terletak
pada bangunan itu sendiri. Suatu hal yang sangat penting dalam pengawasan dan pelaksanaan
pemasangan konstruksi kuda-kuda atap adalah analisis metode[1]. Dalam proses pembangunan
gedung, pengawasan dan pelaksanaan penerapan keselamatan pekerja pada pekerjaan kuda-kuda
atap (KAP) adalah hal yang harus diperhatikan karena berhubungan dengan keamanan keselamatan
pekerja yang mana pekerjaan kuda-kuda atap (KAP) ini memiliki resiko tinggi terhadap keselamatan
pekerja, karena dalam pengerjaan pemasangan kuda-kuda atap (KAP) berada pada ketinggian.
Berdasarkan pada pentingnya langkah-langkah dalam pengerjaan pemasangan kuda-kuda atap serta
keselamatan pekerja sangatlah diutamakan, maka dari itu perlu dilakukan pengawasan, dan
memberikan arahan terhadap pekerja pemasangan rangka kuda-kuda atap (KAP), tentang
pentingnya keselamatan kerja diarea proyek. Oleh sebab itu perlu di lakukan penelitian tentang
langkah ? langkah pekerjaan pemasangan konstruksi kuda-kuda atap (KAP) terhadap keselamatan
pekerja, agar pekerja sadar akan bahaya dan resiko bila terjatuh dari ketinggian. Sehingga dalam hal
ini penulis akan melakukan Analisis Metode Pemasangan Rangka Kuda-kuda Atap (KAP) Terhadap
Keselamatan Pekerja Gedung Gereja Katolik Paroki Pastoran Santo Paulus Singaraja. Hasil yang
didapatkan bahwa metode pemasangan rangka kuda-kuda atap (KAP) berdasarkan durasi waktu
pekerjaan pemasangan rangka KAP baja berat dan ringan di lapangan sudah sesuai dengan hasil
perhitungan durasi waktu pengerjaan yang dilakukan, maka didapatkanlah durasi waktu sebesar 5
bulan dengan menggunakan asumsi koefisien pekerja sebesar 0.14 dan durasi waktu pelaksanaan
pekerjaan pemasangan rangka KAP yang didapatkan dari dokumen laporan harian diproyek sebesar
4,5 bulan, sehingga mendapatkan selisih 0,5. Maka proses pekerjaan pemasangan rangka KAP di
proyek sudah termaksud cepat yang dimana hal ini sesuai dengan yang diharapkan, sehingga proyek
tersebut mendapatkan keuntungan, kemudian yang mempengaruhi proses pemasangan rangka KAP,
yaitu perakitan kuda-kuda, pemasangan kuda-kuda, pekerjaan pemasangan rangka kuda-kuda
sebagai penopang penutup atap, selanjutnya. Penerapan K3 pada proyek gereja tersebut sudah sesuai
dengan prosedur yang ada serta penggunaan APD sudah diterapkan dengan benar, sehingga ini dapat
mengurangi hal - hal yang tidak diinginkan, yang nantinya dari hasil analisis ini, para pekerja serta
masyarakat dapat mengetahui dan memahami akan pentingnya keselamatan bila berada pada
ketinggian.
Kata Kunci : Metode Pemasangan rangka kuda-kuda atap (KAP), Kesehatan dan keselamatan kerja
(K3), Resiko atau kendala