Institusion
Politeknik Negeri Bali
Author
Widnyana, Kadek Dwitya
Yasa, Kadek Amerta
Sapteka, Anak Agung Ngurah Gde
Subject
Teknik Elektro
Datestamp
2022-10-22 03:18:39
Abstract :
Tanaman kakao atau yang memiliki nama latin Theobroma cacao L memiliki bentuk buah memanjang dan meruncing pada kedua ujuangnya, buah kakao yang sudah matang ditandai dengan warna kulit buah berwarna kuning atau oranye, sedangkan biji kakao berwarna agak kecoklatan dan daging buah berwarna putih. Pengeringan biji kakao memerlukan waktu selama 5-10 jam selama 7 hari jika cuaca cerah. Pengeringan ini cukup lama yang mengakibatkan bji kakao kotor dan dikerumuni serangga. Biji kakao yang terlalu lama di diamkan akan menyebabkan biji kakao rusak dan berjamur. Untuk mengatasi masalah tersebut perlu dibuat suatu sistem yang mampu melakukan pengeringan yang tidak terpengaruh oleh cuaca. Pada penelitian ini telah berhasil membuat alat pengering biji kakao menggunakan mikrokontroler esp32, dan 3 buah sensor yaitu DHT11 sebagai sensor suhu dan kelembaban, LDR sebagai sensor cahaya dan sensor hujan sebagai pendeteksi adanya hujan, alat ini menggunakan heater sebagai sumber panas. yang dapat mengeringkan tanpa terpengaruh cuaca. Alat ini mampu mengeringkan 1 kilogram biji kakao dalam waktu rata-rata 31,6 jam dengan suhu kisaran 37C sampai 40C