Institusion
Politeknik Negeri Bali
Author
Wijaya, I Gede Artha
Santiana, I Made Anom
Kader, I Made Suardana
Subject
Teknik Sipil Dan Perencanaan Tata Ruang
Datestamp
2022-10-29 07:28:58
Abstract :
Seiring dengan bertambahnya populasi manusia, hal itu juga berarti bahwa kebutuhan terhadap infrastruktur yang menjadi penunjang hidup semakin meningkat. Hal ini bisa kita buktikan dengan laju pembangunan yang semakin pesat setiap tahunnya termasuk dalam bidang konstruksi. Berdasarkan kebutuhan tersebut maka sudah dapat dipastikan bahwa biaya pekerjaan akan semakin bertambah sehingga harus dibuat parameter atau acuan untuk menentukan biaya suatu pekerjaan. Ditinjau dari permasalahan dan tujuan penelitiannya, penelitian ini tergolong dalam jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Pengertian dari penelitian deskriptif kuantitatif adalah jenis penelitian yang digunakan untuk manganalisis data dengan cara mendeskripsikan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya sesuai keadaan lapangan. Dari hasil perhitungan, selisih rencana anggaran biaya antara metode Kontraktor dan SNI yakni metode SNI lebih mahal 10,01% dari metode Kontraktor, sedangkan antara metode Kontraktor dan Lapangan yakni metode Lapangan lebih mahal sebesar 1,42% dari metode Kontraktor dari hasil perhitungan rencana anggaran biaya Pembangunan Gedung LT. III (6 RKB, Tangga) SDN 2 Panjer dengan ketiga metode, hasil rencana anggaran biaya dengan metode Kontraktor merupakan yang paling ekonomis. Dikarenakan indeks koefisien harga satuan upah dan bahan merupakan yang paling kecil dibandingkan metode SNI dan Lapangan.