Institusion
Politeknik Negeri Bali
Author
Putra, Rai Agus Arika
Rasmini, Ni Wayan
Suhantono, Djoko
Subject
Teknik Elektro
Datestamp
2022-09-28 09:44:09
Abstract :
Di PT PLN (Persero) UP2D Bali terdapat transformator tegangan yang mengalami masalah beban lebih (Overload). Kondisi pembebanan yang mengalami overload pada transformator akan menurunkan kinerja transformator, akan tetapi pembebanan yang terlalu kecil atau mengalami underload juga menyebabkan kerusakan pada transformator. Beban lebih terjadi dikarenakan banyaknya beban yang tersambung pada transformator tegangan yang digunakan, maka dari itu transformator akan mengalami kelebihan beban atau overload. Agar kehandalan sistem tetap terjaga, maka persentase pembebanan pada transformator tegangan tersebut jangan sampai melebihi ketentuan dari PLN yaitu sebesar 80%. Di PT. PLN (Persero) UP2D Bali terdapat transformator tegangan yang telah mengalami overload yaitu di transformator tegangan di LBS Pinguin yang nilai pembebanan transformatornya sebesar 609,35VA atau 121,87%. Dalam mengatasi permasalahan transformator overload tersebut dapat dilakukan dengan dua metode. Metode yang ada menurut SPLN yaitu : uprating kapasitas transformator dan tapping jaringan tegangan rendah (JTR). Apabila dilakukan simulasi metode up rating maka akan dapat menurunkan persentase pembebanan menjadi 76,168%. Apabila dilakukan simulasi metode tapping jaringan maka dapat menurunkan persentase pembebanan menjadi 49,27%.