Institusion
Politeknik Negeri Bali
Author
Sudana, Ni Putu Sherlina Andaresta
Dwijayanti, Ni Made Ayu
Nurhayanti, Ketut
Subject
Akuntansi
Datestamp
2022-09-11 12:05:40
Abstract :
Struktur modal menjadi faktor yang mempengaruhi keputusan investasi. Kesalahan dalam penentuan struktur modal dapat berakibat fatal bagi perusahaan. Hal ini dapat terjadi pada perusahaan yang menggunakan lebih banyak utang sebagai sumber pendanaan. Hal tersebut dikarenakan dapat meningkatkan risiko perusahaan, salah satu alternatif pendanaan untuk mengurangi risiko tersebut dengan penggunaan laba ditahan. Penggunaan Laba ditahan tidak mendapatkan respon positif oleh investor. Penggunaan laba ditahan akan menyebabkan penurunan pembagian deviden. Hal tersebut menyebabkan penurunan minat investor yang akhirnya akan menurunkan return saham perusahaan, oleh Sebab itu perusahaan harus membuat keputusan struktur modal dan kebijakan deviden yang tepat agar dapat menguntungkan semua pihak. Di era globalisasi ini investor tidak hanya membuat keputusan investasi berdasarkan laporan keuangan perusahaan namun juga berdasarkan bagaimana perusahaan tersebut mempertahankan keberlangsungan usahanya. Salah satu cara investor mengetahui hal tersebut dengan melihat pengungkapan corporate social responsibility. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh struktur modal dan kebijakan deviden terhadap return saham dengan menggunakan corporate social responsibility sebagai variabel moderasi di perusahaan sektor manufaktur.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif. Sampel penelitian ini dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling sehingga sampel pada penelitian ini sebanyak 32 perusahaan manufaktur yang terdaftar Bursa Efek Indonesia dan mampu membagikan devidennya pada tahun 2018 ? 2020. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif statistik, uji asumsi klasik, Moderated Regression Analysis (MRA), Uji Signifikansi dan Uji Determinasi
Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa variabel struktur modal memiliki pengaruh negatif terhadap return saham. Peningkatan pengungkapan corporate social responsibility memperkuat hubungan struktur modal dengan return saham. Kebijakan deviden memiliki pengaruh positif terhadap return saham. tetapi peningkatan corporate social responsibility tidak mampu memoderasi hubungan kebijakan deviden terhadap return saham.