Institusion
Politeknik Negeri Bali
Author
Krisdayana, I Kadek Angga
Sutarna, I Nyoman
Suirya, I Wayan
Subject
Ilmu Teknik
Datestamp
2022-09-29 05:30:09
Abstract :
Mie adalah makanan pokok ke dua setelah nasi di Indonesia. IKM mie di Indonesia tercatat sekitar 44,69 juta unit usaha. Namun pada umumnya pembuatan mie ditingkat pedagang dan IKM tradisional masih menggunakan alat yang sederhana. Salah satu IKM mie di Bali, tepatnya di Tabanan Desa buahan telah menggunakan alat bantu pomotongan adonan sehingga pembuatan mie menjadi lebih mudah, namun dilihat dari dimensi alat tersebut yang relatif kecil dan penggeraknya masih menggunakan tenaga manusia membuat penggunaan alat ini masih kurang efektif bila digunakan untuk skala produksi dagang.
Produksi mie dengan mesin pencetak mie otomatis ini diharapkan akan lebih meningkat dibandingkan dengan produksi manual dengan tenaga manusia. Dengan alat pembuat mie ini, ketebalan adonan bisa diatur, dan hasil produksi mie akan lebih baik karena adonan ditekan dengan poros pemipih beberapa kali sehingga adonan yang semula begitu tebal menjadi lebih tipis dan padat.
Hasil dari penelitian ini mencangkup: Rancang bangun alat pencetak mie menggunakan tenaga motor listrik ini dapat mencetak mie seberat 200 gram dalam waktu rata-rata 1 menit sedangkan dengan alat pencetak mie manual memerlukan waktu rata-rata 2 menit. Maka dapat disimpulkan alat pencetak mie dengan sumber tenaga motor listrik ini lebih baik dari pencetak mie manual.
Kata kunci : alat pencetak, rancang bangun ,mie, manual