Institusion
Politeknik Negeri Bali
Author
Pradana, I Komang Yogik
Sugiarta, I Nyoman
Masih, Ni Ketut
Subject
Akuntansi
Datestamp
2022-09-16 17:47:10
Abstract :
Pinjaman yang diberikan oleh LPD Desa Adat Jimbaran merupakan salah satu kegiatan operasional perusahaan untuk meningkatkan pendapatan. Pinjaman yang diberikan akan memunculkan piutang. Tunggakan yang cukup lama dari piutang akan berisiko adanya piutang yang tidak tertagih. LPD Desa Adat Jimbaran dalam hal ini belum mengestimasikan cadangan pinjaman ragu-ragu yang sesuai akibatnya pinjaman yang disajikan belum mencerminkan nilai realisasi yang sebenarnya pada laporan keuangan. Perlakuan akuntansi atas pinjaman yang diberikan berdasarkan Peraturan Gubernur Bali No. 44 Tahun 2017 akan menunjukkan nilai yang sebenarnya pada laporan keuangan.
Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yakni analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data primer penelitian ini adalah perlakuan akuntansi atas pinjaman yang diberikan pada LPD Desa Adat Jimbaran sementara itu data sekundernya adalah laporan posisi keuangan, laporan laba-rugi dan laporan kolektibilitas dari tahun 2019 sampai 2021.
Penelitian ini mendapatkan hasil bahwa pengakuan pinjaman yang diberikan diakui pada saat pinjaman disetujui dan saat tanggal realisasi pinjaman. Ini menunjukan bahwa pengakuan telah sesuai dengan Peraturan Gubernur Bali No. 44 Tahun 2017 karena pengakuan pinjaman yang diberikan pada saat adanya persetujuan antara dua belah pihak sebesar nilai wajar. Sementara itu, pengukuran pinjaman yang diberikan dibentuk dari sekian persen laba yang disisihkan sebagai CPRR, sehingga belum sesuai dengan Peraturan Gubernur Bali No. 44 Tahun 2017 dan penyajian pinjaman belum sesuai karena LPD Desa Adat Jimbaran belum membentuk CPRR yang sesuai sehingga jumlah pinjaman yang disajikan dalam laporan posisi keuangan belum menunjukan keadaan yang sebenarnya. Kekurangan pembentukan CPRR akan berpengaruh terhadap laporan keuangan yang mengakibatkan laba tahun berjalan dan aset disajikan terlampau tinggi.