Institusion
Politeknik Negeri Bali
Author
Cornilia, Ni Luh Putu Eka
Sudana, I Made
Mandia, I Nyoman
Subject
Manajemen
Datestamp
2022-09-13 13:19:12
Abstract :
Perusahaan melakukan perencanaan laba untuk memperoleh laba yang maksimal demi keberlangsungan hidup perusahaan dan menunjang kinerja perusahaan yang baik, dengan meningkatkan efektifitas dan efesiensi usahanya. Salah satu analisis yang dapat diterapkan dalam perencanaan laba yaitu analisis break even point. Analisis break even point merupakan keadaan perusahaan tidak memperoleh laba dan tidak mengalami kerugian atau total pengeluaran sama dengan total pendapatan. Analisis ini memberikan informasi mengenai margin of safety kepada manajemen tentang besarnya penurunan penjualan dapat diperhitungkan, sehingga perusahaan tidak akan mengalami kerugian. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui jumlah unit, nilai penjualan yang harus dicapai pada titik impas break even point, dan tingkat penjualan produk yang harus dicapai CV Abadi Permai jika menginginkan peningkatan laba sebesar 15%. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan rumus break even point, margin of safety, dan perencanaan laba. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat break even point yang dicapai oleh CV Abadi Permai yaitu dengan 303 unit atau sebesar Rp51.029.072,00. CV Abadi Permai memiliki margin of safety sebesar 29% dari penjualan yang direncanakan 429 unit atau sebesar Rp72.325.000,00. Apabila perusahaan ingin mencapai peningkatan laba sebesar 15% dari laba tahun 2021, maka tingkat penjualan yang atas perencanaan laba yang diinginkan perusahaan yaitu 448 unit atau sebesar Rp75.518.393,00.