DETAIL DOCUMENT
Pengaruh Kecepatan Aliran Udara Terhadap Performansi Sistem Pendingin Evaporatif
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Negeri Bali
Author
Heriadi Artama, I Wayan
Midiani, Luh Putu Ike
Santosa, I Dewa Made Cipta
Subject
Teknik Refrigerasi 
Datestamp
2023-09-05 04:05:31 
Abstract :
Sistem pendingin evaporatif merupakan sistem pengkondisian udara yang menggunakan air sebagai media pendinginan dan tidak menggunakan refrigeran dan relatif ramah lingkungan serta memerlukan daya yang minim. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kecepatan aliran udara dengan menggunakan kecepatan high speed, kecepatan medium speed, dan kecepatan low speed terhadap performansi sistem pendingin evaporatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, untuk mengetahui bagaimana pengaruh kecepatan aliran udara terhadap performansi sistem pendingin evaporatif. Instrumen yang dipergunakan untuk pengambilan data yaitu thermocouple, anemometer, stopwatch, hygrometer. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan yaitu pengaruh kecepatan aliran udara dengan menggunakan kecepatan high speed menghasilkan performansi sistem pendingin evaporatif (EER) sebesar 3.9, mampu membuang panas (Qtotal) sebesar 0.236 kJ/s, dengan efektivitas (?) 0.25. Pengaruh kecepatan aliran udara dengan menggunakan kecepatan medium speed menghasilkan performansi sistem pendingin evaporatif (EER) sebesar 2.4, mampu membuang panas (Qtotal) sebesar 0.146 kJ/s, dengan efektivitas (?) 0.23. Pengaruh kecepatan aliran udara dengan menggunakan kecepatan low speed menghasilkan performansi sistem pendingin evaporatif (EER) sebesar 1.4, mampu membuang panas (Qtotal) sebesar 0.085 kJ/s, dengan efektivitas (?) 0.17. Daya listrik yang dibutuhkan pada sistem pendingin evaporatif sebesar 0.06 kw untuk megerakan pompa dan fan. Kata kunci: evaporative cooling, temperatur, performansi. 
Institution Info

Politeknik Negeri Bali