DETAIL DOCUMENT
Pengaruh Chilled Water dan Laju Aliran Chilled Water terhadap Performansi Sistem Pendinginan Evapotarif
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Negeri Bali
Author
Putra, Komang Suyadnya
Midiani, Luh Putu Ike
Sugiartha, Nyoman
Subject
Teknik Kimia 
Datestamp
2023-09-11 12:33:35 
Abstract :
Evaporatif merupakan sistem pengkondisian udara yang menggunakan air sebagai media pendinginan dan tidak menggunakan refrigeran dan relatif ramah lingkungan serta memerlukan daya yang minim. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendinginan cooling pad menggunakan air pam, air es, dan air es dengan garam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, untuk mengetahui bagaimana pengaruh temperatur air pendinginan cooling pad terhadap performansi sistem evaporative cooling. Instrumen yang dipergunakan untuk pengambilan data yaitu thermocouple, anemometer, stopwatch, hygrometer. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan yaitu temperatur air pendinginan cooling pad dengan air biasa menghasilkan performansi sistem evaporative cooling (EER) sebesar 6.7, mampu membuang panas (Qtotal) sebesar 0.404 kJ/s, dengan efektivitas (?) 0.98. Temperatur air pendinginan cooling pad dengan air es menghasilkan performansi sistem evaporative cooling (EER) sebesar 9.7, mampu membuang panas (Qtotal) sebesar 0.566 kJ/s, dengan efektivitas (?) 1.29. Temperatur air pendinginan cooling pad dengan air es dan garam menghasilkan performansi sistem evaporative cooling (EER) sebesar 7.4, mampu membuang panas (Qtotal) sebesar 0.446 kJ/s, dengan efektivitas (?) 1.4. Daya listrik yang dibutuhkan pada sistem evaporative cooling sebesar 0.060 kw untuk menggerakkan pompa dan fan. 
Institution Info

Politeknik Negeri Bali