Institusion
Politeknik Negeri Bali
Author
Surata, I Made
Parthama, Kadek Adi
Wahyudi, I Gede Bambang
Subject
Teknik Sipil Dan Perencanaan Tata Ruang
Datestamp
2023-08-31 05:56:14
Abstract :
Pelaksana proyek selalu mengacu pada rencana dan jadwal pelaksanaan (time schedule) yang telah dibuat, karena itu masalah akan timbul apabila terjadi ketidaksesuaian antara jadwal yang telah dibuat dengan pelaksanaan yang sebenarnya. Proyek Pengembangan Gedung Rumah Sakit BMC Bangli merupakan proyek gedung lantai empat yang berlokasi di Jl. Tirta Giri L.C Subak Aya Bebalang yang mengalami keterlambatan pada pekerjaan struktur, maka perlu dilakukan percepatan pada pelaksanaan proyek guna menghindari penambahan biaya pelaksanaan yang berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu optimum dan biaya yang dibutuhkan agar proyek tidak mengalami keterlambatan dalam pelaksananya.
Metode time cost trade off merupakan metode percepatan penyelesaian suatu proyek dengan melakukan kompresi durasi dan tetap memperhitungkan penambahan dari segi biaya seminimal mungkin, maka metode ini dapat digunakan untuk mengoptimalkan waktu dan biaya yang dibutuhkan pada pelaksanaan proyek.
Berdasarkan hasil analisis yang sudah dibuat, waktu optimum yang dibutuhkan untuk pekerjaan persiapan dan pekerjaan struktur dengan penambahan jam kerja lembur sebesar 1 jam pada pekerjaan yang berada di jalur kritis yaitu mendapatkan pengurangan durasi sebesar 6 hari dari durasi normal 217 hari menjadi 211 hari dan mengalami penurunan biaya dari biaya normal sebesar Rp 4.598.262.655,54 menjadi Rp 4.592.466.197,77 sehingga proyek mengalami penghematan biaya sebesar Rp 5.796.457,77
Kata Kunci : Lembur, Time Cost Trade Off, Optimalisasi, Waktu, Biaya