Institusion
Politeknik Negeri Bali
Author
Asilia, Ni Putu Ria
Intara, I Wayan
Yuliana, Ni Putu Indah
Subject
Teknik Sipil Dan Perencanaan Tata Ruang
Datestamp
2023-08-31 05:58:09
Abstract :
Faktor terbesar penyebab kegagalan kostruksi adalah faktor manusia akibat kesalahan
pembebanan. Dalam penelitian ini dibahas perbandingan sistem struktur diafragma pelat yang
menggunakan metode pembebanan langsung pada pelat dengan sistem struktur open frame yang
menggunakan metode pembebanan segitiga trapesium. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui
pengaruh metode pembebanan langsung pada pelat dan metode pembebanan segitiga trapesium
terhadap dimensi elemen struktur dan biaya yang dibutuhkan.
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik yang menggunakan data kuantitatif.
Analisis data menggunakan sample Gedung Wing Utara Rumah Sakit Umum Daerah Payangan yang
merupakan gedung rumah sakit 5 lantai dengan menggunakan bantuan software analisis struktur
SAP2000 versi 22.
Dari hasil analisis data, struktur dengan metode pembebanan langsung pada pelat hanya
mengalami over stress pada balok B12, sedangkan struktur dengan metode pembebanan segitiga
trapesium mengalami over stress pada balok B8, balok B3, balok B7, balok B11, balok TB3, balok
B2, balok TB2, balok TB1, dan balok B12, serta mengalami pengurangan ketebalan pada pelat. Dari
hasil analisis biaya diperoleh bahwa struktur dengan metode pembebanan langsung pada pelat
membutuhkan biaya 0,13% lebih mahal dibandingkan metode pembebanan segitiga trapesium.