DETAIL DOCUMENT
Penanganan Perencanaan Destinasi Super Prioritas Labuan Bajo oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Negeri Bali
Author
Nadila, Viona Azzahrah Rosse
Erawati, Ni Made Rai
Sudhana, I Gusti Putu Fajar Pranadi
Subject
Ilmu Sosial Humaniora 
Datestamp
2023-09-01 02:45:56 
Abstract :
Tugas akhir ini bertujun untuk mengeahui penanganan perencanaan destinasi super prioritas Labuan Bajo oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan kendala yang dihadapi dalam penanganan perencanaan destinasi super prioritas Labuan Bajo oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Metode yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, dan kepustakaan. Hasil dari tugas akhir ini adalah 1. Penanganan Perencanaan Destinasi Super Prioritas Labuan Bajo Oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Penanganan perencanaan destinasi super prioritas Labuan Bajo oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terdiri dari tiga tahap antara lain: a. Tahap awal meliputi: membuat dokumen rencana induk destinasi pariwisata nasional/Integrated Tourism Master Plan (ITMP), penyusunan persiapan dokumen perencanaan, kickoff meeting, tenaga ahli dan penerbitan SK penugasan, penyusunan instrument survey lapangan, rapat persiapan survey. b. Tahap pelaksanaan meliputi: perjalanan dinas survey, penyusunan visioning oleh tenaga ahli, forum group discussion (FGD) visioning, rapat finalisasi, rapat persiapan sosialisasi dan sosialisasi site plan. c. Tahap akhir meliputi: laporan pendahuluan, laporan antara, laporan akhir, laporan bulanan. 2. Kendala yang dihadapi oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam penanganan perencanaan destinasi super prioritas Labuan Bajo. a. Berkoordinasi Dengan Kementerian/Lembaga lain Dalam berkoordinasi ini tidak mudah terutama untuk berkomunikasi, karena dengan adanya ITMP ini Kemenparekraf memberikan tugas lebih kepada K/L lain di luar dari tugas mereka masing-masing, belum tentu K/L mau menerima pekerjaan yang di butuhkan oleh Kemenparekraf. Tugas Kemenparekraf dalam hal ini memastikan bagaimana cara K/L mau menerima tugas yang diberikan karena mengingat hal ini adalah untuk kepentingan nasional, walaupun tugas dari masing-masing K/L juga untuk kepentingan nasional. b. Bagaimana Mempertahankan Labuan Bajo Sebagai Destinasi Super Prioritas Mempertahankan Labuan Bajo sebagai Destinasi Super Prioritas cukup sulit dikarenakan untuk mempertahankan butuh anggaran yang sangat besar, dan juga konsisten dalam mempertahankan suatu destinasi. c. Terkendala Anggaran Anggaran untuk tahun 2023 yang diberikan oleh Kementerian Keuangan untuk Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terbilang sedikit dibandingkan pada tahun-tahun sebelumnya dikarenakan masih dalam tahap pemulihan dari pandemic Covid-19 yang dimana banyak pemotongan- pemotongan anggaran sehingga mengharuskan meninggalkan beberapa rencana yang sudah di susun sedemikian rupa. 
Institution Info

Politeknik Negeri Bali