Institusion
Politeknik Negeri Bali
Author
Hemalia, Ni Putu Pooja Kharisma
Dewi, I Gusti Ayu Wulan Krisna
Rani, Ni Made Sintya
Subject
Bidang Teknik Sipil Lain Yang Belum Tercantum
Datestamp
2023-09-03 00:15:43
Abstract :
ABSTRAK
Proyek konstruksi merupakan kegiatan yang memiliki batas waktu tertentu dengan memanfaatkan sumber daya yang terbatas untuk melaksanakan tugas yang ditentukan. Salah satu masalah dalam proyek konstruksi adalah keterlambatan waktu pelaksanaan proyek. Proyek pembangunan Gedung shelter Tsunami Kuta berpotensi mengalami keterlambatan pada pelaksanaan proyek konstruksinya, maka perlu dilakukan penelitian pada data rencana. Data penelitian ini menggunakan data sekunder pada proyek yaitu Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan penjadwalan awal proyek (time schedule). Dari data tersebut, kemudian metode percepatan dilakukan agar dapat mereduksi waktu pelaksanaan proyek hingga mencapai waktu target rencana sehingga dapat mengantisipasi adanya keterlambatan.
Metode percepatan waktu pelaksanaan proyek umumnya menngunakan metode yang paling efektif dan efesien. Pada proyek ini diterapkan metode fast track sebagai bentuk percepatan waktu untuk mengatisipasi terjadinya keterlambatan. Metode fast track adalah metode percepatan dalam pelaksanaan dengan melakukan pelaksanaan aktivitas-aktivitas secara paralel pada penjadwalan proyek agar menghasilkan waktu pelaksanaan lebih cepat dan biaya lebih efisien. Akibat dari perubahan waktu penyelesaian proyek tentu mempengaruhi pada biaya proyek secara keseluruhan.
Hasil analisis didapatkan bahwa penerapan metode fast track dapat mereduksi 36 hari atau dapat mempercepat hingga 15,5% dari waktu penjadwalan pada kondisi normal yang berdurasi 230 hari. Sedangkan pada biaya proyek yang dihasilkan setelah melakukan percepatan yaitu Rp. 318,879,547.83 atau mengalami penghematan sebesar 1,5% dari biaya total yang semula sebesar Rp. 20.403.796.000,00
Kata kunci : Biaya, Percepatann, Waktu, Fast-track, Lintasan kritis.