DETAIL DOCUMENT
Perencanaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap On-Grid Di Kantor Perbekel Desa Pecatu Menggunakan Software Sunny Design
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Negeri Bali
Author
Darmawan, I Gusti Putu Ngurah Alit
Putra, I Gusti Putu Mastawan Eka
Purnama, Ida Bagus Irawan
Subject
Ilmu Teknik 
Datestamp
2023-09-03 06:16:23 
Abstract :
Indonesia merupakan daerah surplus radiasi matahari, maka energi surya diyakini sangat potensial untuk dikembangkan. Untuk mengurangi energi fosil dengan energi baru dan terbarukan terutama PLTS terdapat beberapa skema dalam pembangunannya yakni skema on-grid, off-grid, dan hybrid Pada skripsi ini akan dibahas mengenai pemasangan PLTS di Kantor Perbekel Desa Pecatu. Dalam mendesign ini menggunakan bantuan aplikasi berbasis web software Sunny Design. Hal ini dilandasi dengan fitur yang kompleks dan kemudahan dalam mendesign. Adapun metode penelitian dari skripsi ini menggunakan metode kuantitatif. Perencanaan PLTS di Kantor Perbekel Desa Pecatu menggunakan dua metode yakni perhitungan manual dan simulasi software Sunny Design. Panel, inverter, dan peralatan lainnya digunakan sama di kedua metode ini. Didapat hasil total seminggu energi output perhitungan manual sebesar 11,3kWh dan simulasi software Sunny Design yakni 10,31kWh tiap minggunya. Apabila dihitung energi output tiap tahunnya didapat 4,07 MWh untuk perhitungan manual dan 3,76 MWh untuk simulasi software Sunny Design. Didapat rata-rata kedua metode yakni 3,92 Mwh. Ini artinya ada selisi sebesar 0,07 apabila dirubah ke desimal dan masih dalam hal wajar. Selisih yang tidak terlalu besar ini menandakan perhitungan PLTS di Kantor Desa dapat dinyatakan valid. Perencanaan PLTS di Kantor Perbekel Desa Pecatu membutuhkan life cycle cost sebesar Rp 47.740.077,-. Berdasarkan hasil perhitungan biaya energi maka dapat dibandingkan dengan biaya listrik konvensional yang diberlakukan oleh PLN dan karena Kantor Perbekel Desa Pecatu termasuk pelanggan P1, maka biaya listriknya 1700/kWh. Sehingga biaya energi PLTS dari hasil di atas lebih murah dari biaya energi dari PLN. IRR nilainya 33,66% dan di atas dari nilai MARR (minimum acceptable rate of return) 10%-13% sehingga investasi dikatakan layak. Dari keseluruhan perhitungan investasi tersebut dikatakan layak karena modal yang dikeluarkan lebih cepat yakni 12 tahun dari investasi yang direncanakan selama 25 tahun (periode cut off ). 
Institution Info

Politeknik Negeri Bali