Institusion
Politeknik Negeri Bali
Author
Tarigan, Graecya Yolanda
Widhari, Cokorda Istri Sri
Sukmawati, Ni Made Rai
Subject
Manajemen Transportasi
Datestamp
2023-09-03 12:23:58
Abstract :
Tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui Pembuatan Dokumen Ekspor Wooden Handicraft Melalui Laut Oleh Pt Global Putra Indologistics dan kendalanya. Metode yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, dan kepustakaan. Hasil dari tugas akhir ini adalah 1) terdapat 3 tahapan dalam Pembuatan Dokumen Ekspor Wooden Handicraft Melalui Laut Oleh Pt Global Putra Indologistics, yaitu: a. Tahapan Persiapan Pembuatan Dokumen. Pada tahap persiapan shipper akan menghubungi staff terlebih dahulu, kemudian memberitahukan tujuan pengiriman dan juga mengirim invoice kepada staff melalui email.Setelah itu melakukan konfirmasi barang kepada supplier, selanjutnya team gudang akan melakukan penjemputan barang, packing barang dan membuat daftar packing list. b.Tahap Pengajuan Pembuatan Dokumen. 1)Sebelum Keberangkatan Barang
Pada bagian ini Staff mengirim dokumen Shipping Intruction untuk melakukan booking space pada pihak shipping line, setelah itu menerima dokumen Delivery Order, dan mendapatkan dokumen dari undername serta vendor seperti NPE, PEB, Certificate Fumigation, V-legal, dan Phytosanitary. 2)Setelah Barang Loading. Pada tahap ini staff akan meneriman dokumen B/L dari shipping line serta SKA/COO dari undername, yang menyatakan barang sudah berangkat dari pelabuhan. c. Tahap Akhir Pembutan Dokumen. Setelah dokumen sudah lengkap baik dokumen wajib dan dokumen khusus yang mendukung pengiriman barang wooden handicraft, staff menginformasikan kepada consignee untuk melakukan billing atau pembayaran kemudian setelah consignee telah melakukan billing staff akan mengirimkan semua dokumen yang original kepada consignee. Terdapat 2 kendala, yaitu: a. Barang yang akan dikirim tidak bisa diselesaikan oleh supplier tepat pada waktunya, untuk mengatasinya dengan cara reschedule SI kepada pihak shipping line, dengan memberitahukan secara lisan atau tertulis melalui via telephone dan email. b.Keterlambatan dalam proses pengepakan barang berat menggunakan peti kayu, serta staff terlambat menginformasikan kepada consignee bahwa barang tidak selesai tepat pada waktunya, untuk mengatasi kendala yang dihadapi adalah dengan memberitahukan team gudang untuk mempercepat melakukan pengepakan barang, dan staff harus lebih meningkatkan komunikasi agar consignee mengetahui secara cepat bahwa adanya keterlambatan dalam pengiriman barang untuk sampai di tempat tujuan.