DETAIL DOCUMENT
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional, Stres Kerja, dan Komitmen Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Askrindo Cabang Denpasar
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Negeri Bali
Author
Pratama, I Gede Rio Putra
Astariani, Putu Sandra Putri
Subagiana, I Gede Made
Subject
Ilmu Sosial Humaniora 
Datestamp
2023-09-08 13:25:09 
Abstract :
Organisasi maupun perusahaan akan selalu berusaha untuk meningkatkan kinerja karyawan, dengan harapan pada peningkatan kepuasan pelayanan kepada nasabah atau mitra dan apa yang menjadi tujuan perusahaan akan tercapai. Dalam penelitian yang dilakukan di PT. ASKRINDO Cabang Denpasar yang dimana terjadi masalah pada penurunan kinerja karyawan dikarenakan kurang harmonisnya hubungan antara pimpinan dan karyawan, yang mengakibatkan timbulnya stres kerja pada karyawan yaitu adanya perasaan yang tertekan karena sikap pimpinan yang kurang adil dan wajar, beban kerja yang tinggi, serta peralatan kerja yang kurang memadai, dan kurangnya kedisiplinan karyawan dalam mematuhi aturan yang ada di perusahaan yang menimbulkan turunnya komitmen kerja pada diri karyawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional (X1), Stres Kerja (X2), dan Komitmen Kerja (X3) secara simultan terhadap Kinerja Karyawan (Y). Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan membagikan kuesioner kepada seluruh karyawan pada PT. ASKRINDO Cabang Denpasar yaitu 45 responden. Analisis data menggunakan uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, koefisien determinasi (R2), uji F dan uji T. Hasil penelitian menemukan bahwa Gaya kepemimpinan transformasional, Stres kerja, dan Komitmen kerja secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil dari nilai koefisien determinasi (Adjusted R-Square) sebesar 66,0%, yang artinya besar pengaruh Gaya kepemimpinan transformasional, stres kerja dan komitmen kerja secara simultan terhadap kinerja karyawan sebesar 66,0% sedangkan sisanya sebesar 34,0% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Luaran yang didapatkan dari penelitian ini adalah peneliti hanya memberikan saran kepada perusahaan yaitu diharapkan pemimpin cabang mampu memberikan motivasi, memperlihatkan kepedulian dan memberikan perhargaan kepada karyawan yang berprestasi sehingga dapat memacu pekerjaan agar lebih baik, sehingga terciptanya rasa keyakinan serta keharmoniasan antara pemimpin dan bawahan. 
Institution Info

Politeknik Negeri Bali