DETAIL DOCUMENT
Analisis Desain Rangka Alat Praktikum PLTPH dengan Turbin Crossflow dan Pelton Berkapasitas 2 kw
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Negeri Bali
Author
Atmaja, Khema Akira Novana
Purnama, Ida Bagus Irawan
Baiti, Risa Nurin
Subject
Teknik Elektro 
Datestamp
2023-09-04 03:39:00 
Abstract :
Alat praktikum PLTPH di laboratorium kampus digunakan sebagai pembelajaran sistem sederhana dari hydro power. Pembelajaran yang dilakukan umumnya seperti: menganalisis kinerja turbin, efisien turbin/generator dan perancangan turbin. Pendekatan analisis struktur desain dan material pada sistem PLTPH jarang dilakukan. Struktur desain dan material merupakan bagian penting dari kekokohan, stabilitas serta respons rangka dalam menahan beban komponen PLTPH. Dalam konteks memperpanjang umur kinerja alat dan perancangan yang lebih presisi, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis desain rangka alat praktikum PLTPH yang dilengkapi dengan turbin crossflow dan pelton berkapasitas 2 kW. Pada penelitian ini menggunakan metode simulasi stress analysis pada Autodesk Inventor Professional 2020 dan metode kuantitatif berdasarkan datasheet material AISI/ATSM. Spesifikasi teknis komponen PLTPH sebagai acuan dalam merancang desain rangka. Datasheet untuk mengetahui sifat mekanik material. Material rangka menggunakan 3 logam tahan korosi : aluminium 6061, galvanized steel dan stainless steel 310. Simulasi pada 2 desain: desain 1 dan desain 2 atau alternatif. Variabel pembebanan berupa distribusi pembebanan komponen PLTPH = 2.223,1 N dan batas ambang maksimum pembebanan safety factor tertinggi pada desain 1. Kelemahan desain 1 memunculkan pembuatan desain alternatif. Hasil analisis diperoleh bahwa desain rangka 1 berbentuk balok yang menghabiskan 27,16 m dalam penggunaan material. Hasil distribusi pembebanan pada desain rangka 1 terpilih material galvanized steel dengan nilai safety factor tertinggi = 14,553. Pembebanan stress test sebesar 14,553 kali lipat di desain 1 galvanized steel. Hasil simulasi stress test, sudut bagian luar dan di bawah rangka mengalami titik kritis. Oleh karena itu, alternatif desain dibuatkan dengan penambahan batang galvanized steel di sudut luar dan bawah rangka sebesar 10,64 m. Berdasarkan hasil simulasi desain alternatif, safety factor mengalami peningkatan sebesar 0,63. 
Institution Info

Politeknik Negeri Bali