Institusion
Politeknik Negeri Bali
Author
Arimbawa, Tommi
Wiryawan, I Made Aryasa
Baiti, Risa Nurin
Subject
Teknik Tenaga Elektrik
Datestamp
2023-09-04 14:46:26
Abstract :
Kebutuhan energi listrik di Bali terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk yang signifikan. Pertumbuhan jumlah penduduk ini disebabkan oleh perkembangan pariwisata di Bali yang terus berkembang. Hal ini menyebabkan banyaknya pendatang dan wisatawan yang datang ke Bali untuk menetap ataupun sekedar berwisata. Sehingga banyak pembangunan villa-villa maupun hotel di Bali untuk memfasilitasi para wisatawan yang datang. Dengan demikian, konsumsi energi listrik di Bali mengalami banyak peningkatan. Saat ini kebutuhan energi listrik di Bali sebagian besar di topang oleh pembangkit listrik konvensional yang berbahan bakar fosil. Dalam skripsi ini penulis menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Kuantitatif merupakan suatu proses penelitian yang menggunakan data berupa angka sebagai alat menganalisis keterangan mengenai apa yang ingin diketahui. Dengan menitikberatkan pada pengukuran dan analisis hubungan sebab-akibat antara bermacam variabel, bukan prosesnya, penyelidikan dipandang berada dalam kerangka bebas nilai. adapun metode yang digunakan untuk mendukung penelitian kuantitatif yaitu, metode studi literatur, metode Observasi, metode Dokumentasi dan metode wawancara. hasil simulasi PVSyst dapat diketahui bahwa apabila tidak terdapat shading pada lokasi pemasangan PLTS, PLTS pada villa Bingin Inn memiliki potensi optimum untuk menghasilkan energi listrik sebesar 4752,9 MWh per tahun. dengan l rata-rata produksi energi dari PLTS per harinya adalah 4,82 kWh/kWp setiap harinya. Dari data yang telah dianalisa maka hasil perencanaan pemasangan PLTS pada Villa Bingin Inn mendapatkan hasil kapasitas pemasangan PLTS on grid sebesar 2,7 kWP dengan 6 buah panel surya dengan daya 450 WP per PV modul yang di rangkai seri dengan pemasangan panel surya yang menghadap utara dengan kemiringan PV modul 12 derajat. Dari investasi dan kelayakan ekonominya, modal awal yang dibutuhkan apabila perencanaan ini direalisasikan yaitu sebesar Rp. 40.272.802, dengan waktu balik modal (BEP) dalam jangka waktu 7 tahun. Dengan periode cut off 25 tahun. Nilai net present value (NPV) yaitu sebesar Rp 60.482.164, yang artinya perencanaan pemasangan PLTS on grid ini menghasilkan nilai positif apabila direalisasikan.