Institusion
Politeknik Negeri Bali
Author
Lestari, Ni Kadek Sandranitha Bella
Putra, I Komang Mahayana
Elfarosa, Ketut Vini
Subject
Akuntansi
Datestamp
2023-09-09 07:23:21
Abstract :
Seiring perkembangan informasi dan teknologi, kegiatan transaksi mengalami berkembang pesat. Saat ini transaksi bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu transaksi tunai dan transaksi non tunai. transaksi non tunai menggunakan alat pembayaran menggunakan kartu (APMK) berupa kartu kredit, kartu debit, ataupun kartu ATM, cek, bilyet giro, maupun uang elektronik. Transaksi non tunai tersebut merupakan wujud nyata dari inovasi Bank Indonesia yaitu pencanangan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) pada 14 Agustus 2014 dengan tujuan agar masyarakat memiliki pemahaman terhadap penggunaan media pembayaran non tunai untuk melakukan transaksi pembayaran. Hyatt Regency Bali turut menerapkan transakasi non tunai dalam kegiatan operasional khususnya pada penerimaan kas yang telah mengalami peningkatan dalam 3 (tiga) tahun terakhir. Akan tetapi dalam proses pelaksanaan penerimaan kas transaksi non tunai dirasa kurang efektif dan efisien. Hal ini dikarenakan dalam proses transaksi non tunai diperlukan dokumen-dokumen pendukung sehingga cukup banyak menghabiskan kertas. Di samping hal tersebut juga, tamu belum memahami bahwa dalam memverifikasi deposit kartu kredit harus menggunakan kartu yang sama dengan nomor kartu yang mereka gunakan saat melakukan deposit. Perbedaan nomor kartu ini mengakibatkan harus melakukan proses pengembalian dana / refund. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah "Bagaimana implementasi transaksi non tunai dalam penerimaan kas non tunai pada Hyatt Regency Bali?". Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu pengumpulan data-data yang berbentuk kata, skema, dan gambar. Adapun luaran yang diharapkan dari penelitian ini adalah brosur panduan terkait cara melakukan transaksi non tunai khususnya kartu kredit dalam pemesanan hotel yang ditujukan kepada tamu. Sehingga dapat membantu Hyatt Regency Bali dalam melakukan penerimaan kas non tunai dengan lebih efektif dan efisien.