Institusion
Politeknik Negeri Bali
Author
Astaferro, Archipio Dimas
Hermawati, Putu
Parthama, Kadek Adi
Subject
Bidang Teknik Sipil Lain Yang Belum Tercantum
Datestamp
2023-09-12 04:37:35
Abstract :
Dengan meningkatnya jumlah penduduk, permintaan terhadap jasa konstruksi semakin meningkat. Keberhasilan proyek yang tepat waktu menjadi tujuan penting bagi pemilik proyek dan kontraktor, mengingat proyek-proyek umumnya memiliki batas waktu yang harus ditepati. Saat ini, sektor konstruksi mengalami perkembangan yang pesat dengan terobosan berbagai metode dalam perencanaan dan pelaksanaan proyek konstruksi, terdapat dua metode pekerjaan beton, yaitu metode konvensional dan metode pracetak (precast). Metode pracetak umumnya lebih unggul dari segi durasi waktu karena produksi dapat berjalan bersamaan dengan pengerjaan yang lain, namun memerlukan biaya pekerjaan yang lebih tinggi dibandingkan dengan metode konvensional. Oleh karena itu, diperlukan analisis untuk membandingkan efisiensi dan efektivitas antara kedua metode tersebut, terutama dalam hal biaya, waktu pelaksanaan serta kebutuhan jumlah pekerja
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas waktu dan biaya penggunaan beton precast dibandingkan dengan beton konvensional. Dalam studi perbandingan ini, data waktu dan biaya dikumpulkan dari proyek konstruksi yang telah dilaksanakan sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beton precast lebih efektif dalam efisiensi waktu dibandingkan dengan beton konvensional. Penggunaan beton precast memungkinkan percepatan proses konstruksi karena telah diproduksi sebelumnya dan hanya perlu dipasang di lokasi proyek. Namun, perlu diperhatikan bahwa beton precast memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan beton konvensional. Biaya produksi dan transportasi yang lebih kompleks menjadi penyebab utama perbedaan harga ini.
Secara keseluruhan, beton precast merupakan pilihan yang lebih efisien dalam segi waktu pelaksanaan. Namun, untuk proyek dengan keterbatasan anggaran, perlu dipertimbangkan dengan matang sebelum memutuskan penggunaannya. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat memberikan gambaran bagi para pelaku industri konstruksi dalam mempertimbangkan opsi terbaik untuk memilih jenis beton yang sesuai dengan kebutuhan proyek, terutama terkait dengan efektivitas waktu dan biaya pelaksanaan pekerjaan struktur balok.