DETAIL DOCUMENT
Asuhan Keperawatan Gerontik Dengan Gangguan Pola Nafas Tidak Efektif Kasus Asma Bronkhial Terhadap Tn.A di Wilayah KerjaPuskesmas Kotabumi II Kabupaten Lampung Utara. Tanggal 13-15 Mei 2019
Total View This Week2
Institusion
Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang
Author
PUTRI, KHANSA DWI
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2019-12-30 04:40:03 
Abstract :
Angka kematian didunia akibat asma diperkirakan mencapai 250.000 orang per tahun. Prevelensi penyakit asma di Indonesia sebesar 4,5%. Lampung pada tahun 2013 memiliki prevalensi asma bronkhial sebesar 1,6%. Puskesmas Kotabumi II Lampung Utara, jumlah kunjungan penderita penyakit asma pada tahun 2016 sebanyak 82 penderita, tahun 2017 sebanyak 221 penderita, tahun 2018 sebanyak 469 penderita, tahun 2019 Januari-Maret sebanyak 189 penderita.Berdasarkan hal diatas, rumusan masalah Laporan Tugas Akhir adalah “Bagaimana gambaran pelaksanaan Asuhan Keperawatan Gerontik dengan Gangguan Pola Nafas Tidak Efektif Kasus Asma Bronkial terhadap Tn.A di Wilayah Kerja Puskesmas Kotabumi II Lampung Utara”. Tujuan penulis Laporan Tugas akhir ini adalah “Mengetahui dan mendapatkan gambaran pelaksanaan Asuhan Keperawatan Gerontik dengan Gangguan Pola Nafas Tidak Efektif Kasus Asma Bronkial terhadap Tn.A di Wilayah Kerja Puskesmas Kotabumi II Lampung Utara”. Hasil pengkajian pada Tn.A terdapat sesak dalam bernapas bertambah jika terpapar udara dingin, debu dan asap serta jika beraktifitas berat, RR 29 x/menit, dalam dan dangkal, wheezing (+). Klien mengatakan mudah lelah dan sesak setelah beraktivitas, merasa tidak nyaman setelah beraktivitas. Klien tampak gelisah, klien mengatakan tidak cukup istirahat, sering terbangun pada malam hari, klien tidak pernah tidur siang, dan terkadang sulit tidur karena sesak, klien hanya tidur 5 jam/hari. Diagnosa adalah Gangguan Pola Nafas Tidak Efektif, Intoleransi aktivitas, dan Gangguan pola tidur. Perencanaan dan tindakan keperawatan diantaranya NOC: Status pernafasan: ventilasi, Toleransi terhadap aktivitas, Tidur dan NIC: Manajemen jalan nafas, Manajemen asma, Manajemen energi, Peningkatan tidur. Setelah dilakukan tindakan selama tiga hari, evaluasi yang didapatkan masalah teratasi pada ketiga diagnosa tersebut yaitu pola nafas tidak efektif, intoleransi aktivitas, gangguan pola tidur. Simpulan dari penulis didapatkan gambarantentang Asuhan Keperawatan pada Asma Bronkial terhadap Tn.A dari pengkajian, diagnosa, rencana, implementasi, evaluasi dan dokumentasi. Saran laporan ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan dalam memberikan informasi tentang penatalaksanaan Asuhan Keperawatan Gerontik dengan Gangguan Pola Nafas Tidak Efektif Kasus Asma Bronkial. Kata kunci : Asuhan Keperawatan Gerontik Asma Bronkial, Pola Nafas Tidak Efektif Sumber bacaan : 18 (2009-2018) 
Institution Info

Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang